Pembuatan Konektor pada Bangunan Sipil yang Dibangun dengan Metode Splitting House

Akbari, Rizqy Hikmat (2023) Pembuatan Konektor pada Bangunan Sipil yang Dibangun dengan Metode Splitting House. D3 Laporan Karya Tulis Ilmiah, Politeknik Manufaktur Bandung.

[thumbnail of BAB-1] Text (BAB-1)
Rizqy Hikmat Akbari - 220313021 - BAB-1.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (596kB)
[thumbnail of BAB-2] Text (BAB-2)
Rizqy Hikmat Akbari - 220313021 - BAB-2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB-3] Text (BAB-3)
Rizqy Hikmat Akbari - 220313021 - BAB-3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Bangunan sipil adalah suatu konstruksi atau struktur yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam bidang infrastruktur dan lingkungan. Bangunan sipil meliputi berbagai jenis konstruksi, seperti jembatan, jalan, gedung, lapangan terbang, dan lain-lain. Dengan metode yang digunakan adalah metode Splitting House yang merupakan istilah dimana seluruh bangunan atau komponen perakitannya diproduksi pada fasilitas diluar lokasi dan dirakit di lokasi dari modul volumetrik mandiri atau panel terpisah. Metode Splitting House digunakan untuk mengatasi dari dimensi mesin 3DCP yang relatif besar sehingga handling mesin menuju area kerja menjadi tidak praktis, sehingga pada kondisi tertentu mengakibatkan proses pembuatan bangunan sipil tidak dapat dijangkau oleh mesin 3DCP ini. Maka dari itu metode ini tepat digunakan dan dibutuhkan konektor yang berfungsi sebagai penghubung antar panel, untuk menjadi bangunan sipil. Dari hasil kajian ini, didapatkan kontruksi dari assy konektor yang terdiri dari komponen L Konektor dengan ukuran bentangan 275,25 mm x 138 mm x 2 mm, Pelat Penyambung dengan ukuran 140 mm x 140 mm x 2 mm. Dan untuk Assy konektor berukuran 140 mm x 140 mm x 140 mm, serta memiliki 4 lubang setiap sisi yang berukuran Kontruksi konektor ini mampu menopang beban yang telah ditentukan dengan tegangan tekan sebesar 0,0195 Mpa dan tegangan izin sebesar 122,5 Mpa, jadi dinyatakan konektor aman untuk menopang beban yang sudah ditentukan, serta kampuh las 18,03 . Tegangan yang terjadi pada sambungan baut, yaitu kapasitas geser sebesar 7,2 kN, kapasitas tahanan bearing sebesar 5,1 kN, dan kapasitas tahanan tarik sebesar 8,7 kN. Total waktu untuk pembuatan konektor adalah 12,9 jam, sedangkan total biaya pembuatan dibutuhkan adalah Rp. 1.104.257,60.

Item Type: Laporan Karya Akhir Mahasiswa (D3)
Uncontrolled Keywords: Bangunan sipil, Konektor, Splitting House
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Jurusan Teknik Manufaktur > D3 Prodi Teknologi Manufaktur
Depositing User: user perpus
Date Deposited: 18 May 2026 02:54
Last Modified: 18 May 2026 02:54
URI: https://repositori.polman-bandung.ac.id/id/eprint/1112

Actions (login required)

View Item
View Item