Pembuatan Spindle Test Bar Mesin Bubut Gedee Weiler

Wibowo, Catur Aditya (2023) Pembuatan Spindle Test Bar Mesin Bubut Gedee Weiler. D3 Laporan Karya Tulis Ilmiah, Politeknik Manufaktur Bandung.

[thumbnail of BAB-1] Text (BAB-1)
Catur Aditya Wibowo - 220311005 - BAB-1.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (205kB)
[thumbnail of BAB-2] Text (BAB-2)
Catur Aditya Wibowo - 220311005 - BAB-2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB-3] Text (BAB-3)
Catur Aditya Wibowo - 220311005 - BAB-3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Test bar adalah alat bantu presisi yang digunakan untuk mengetahui besar penyimpangan geometrik diantara komponen mesin pada posisi tertentu dengan bantuan alat ukur dial indikator. Kondisi dan performa terutama pada kepresisian mesin akan mempengaruhi produk yang dihasilkan dari proses produksi. Dengan demikian, penggunaan test bar sebagai alat bantu pengecekan kepresisian mesin dilakukan melalui proses kalibrasi. Pada penelitian ini, spindle test bar didesain ulang dan dibuat berdasarkan standar ISO/TR 230-11:2018, serta observasi secara langsung pada objek mesin untuk dijadikan sebagai acuan pembuatan gambar kerja lebih tepatnya bagian spindle pada headstock mesin bubut tersebut. Tahapan pembuatan spindle test bar meliputi pembubutan, perlakuan panas (heat treatment), penggerindaan silinder, dan pengukuran pada setiap tahapan (quality control). Keakuratan geometri, seperti kebulatan dan kelurusan diameter antar pusat test bar diperiksa dengan menggunakan mesin CMM (Coordinate Measuring Machine) dan mikrometer digital. Selanjutnya, test bar diuji pada mesin bubut Gedee Weiler untuk mengetahui kelayakannya melalui proses pemeriksaan spindle taper hole run-out, kelurusan spindle terhadap meja dengan menggerakan carriage dan kelurusan spindle terhadap meja dengan menggerakan eretan atas. Hasil nilai pengujian yang didapatkan secara berturut-turut yaitu 0.001 mm, 0.004 mm dan 0.003 mm. Dengan hasil yang didapat maka dapat disimpulkan bahwa mesin tersebut layak digunakan untuk proses pemesinan karena masih dibawah batas penyimpangan standar yang ditetapkan yaitu 0.01mm0.02mm.

Item Type: Laporan Karya Akhir Mahasiswa (D3)
Uncontrolled Keywords: spindle, test bar, mesin, alat, presisi
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Jurusan Teknik Manufaktur > D3 Pemeliharaan Mesin
Depositing User: user perpus
Date Deposited: 18 May 2026 04:00
Last Modified: 18 May 2026 04:00
URI: https://repositori.polman-bandung.ac.id/id/eprint/1127

Actions (login required)

View Item
View Item