Optimasi Pembuatan Engine Guard Kawasaki KLX-150 Menggunakan Single Point Incremental Forming dengan Metode Simulasi

Diyanto, Naufal Mufid (2023) Optimasi Pembuatan Engine Guard Kawasaki KLX-150 Menggunakan Single Point Incremental Forming dengan Metode Simulasi. Sarjana Terapan Laporan Karya Tulis Ilmiah, Politeknik Manufaktur Bandung.

[thumbnail of BAB-1] Text (BAB-1)
Naufal Mufid Diyanto - 219411018 - BAB-1.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[thumbnail of BAB-2] Text (BAB-2)
Naufal Mufid Diyanto - 219411018 - BAB-2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (455kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB-3] Text (BAB-3)
Naufal Mufid Diyanto - 219411018 - BAB-3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB-4] Text (BAB-4)
Naufal Mufid Diyanto - 219411018 - BAB-4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB-5] Text (BAB-5)
Naufal Mufid Diyanto - 219411018 - BAB-5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (787kB) | Request a copy

Abstract

Salah satu alternatif untuk pembentukan sheet material yaitu menggunakan single point incremental forming. Proses ini cocok untuk pembuatan produk dengan skala kecil karena dapat dilakukan pada mesin CNC Milling. Pembentukan terjadi akibat pergerakan tool yang berputar mengikuti program G-Code yang dibuat pada software CAM. Pembentukan dengan single point incremental forming membutuhkan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, dilakukan simulasi pembentukan menggunakan software LS-Dyna untuk melakukan evaluasi sebelum pembentukan pada mesin dengan parameter step depth dan feed rate menjadi faktor yang diteliti serta bentuk produk, thinning, dan von misses stress sebagai respons penelitian.Parameter yang dapat menghasilkan bentuk mendekati bentuk profil aslinya yaitu feed rate 500 mm/rev dan step depth 0,35 mm, untuk thinning yaitu feed rate 500 mm/rev dan step depth 0.2 mm, untuk stress yang terjadi yaitu feed rate 500 mm/rev dan step depth 0.4 mm. Hasil bentuk optimum akan dijadikan acuan untuk proses pembentukan pada mesin dan penunjukan sobek antar mesin dan simulasi memiliki zona yang sama. Pada percobaan tersebut, produk tidak berhasil terbentuk karena deformasi yang terjadi menyebabkan kegagalan bentuk serta deformasi yang terjadi sudah melebihi batas kekuatan plastis material dengan melihat data sheet thinning dan von misses stress setelah pembentukan pada simulasi software LS-Dyna.

Item Type: Laporan Karya Akhir Mahasiswa (Sarjana Terapan)
Uncontrolled Keywords: Single point incremental forming, sheet thinning, von misses stress, LS-Dyna
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Jurusan Teknik Manufaktur > S.Tr. Teknologi Rekayasa Manufaktur
Depositing User: user perpus
Date Deposited: 03 Jun 2026 08:31
Last Modified: 03 Jun 2026 08:31
URI: https://repositori.polman-bandung.ac.id/id/eprint/1149

Actions (login required)

View Item
View Item