Fajari, Reihan Nizar (2023) Perancangan dan Perencanaan Coran Differential Housing Kijang 5K dengan Bahan ASTM A-536 Grade 80/55/06. D3 Laporan Karya Tulis Ilmiah, Politeknik Manufaktur Bandung.
REIHAN NIZAR FAJARI - 220331022 - BAB-1.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (399kB)
REIHAN NIZAR FAJARI - 220331022 - BAB-2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB) | Request a copy
REIHAN NIZAR FAJARI - 220331022 - BAB-3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
Differential Housing, atau dikenal sebagai casing differential, adalah komponen utama dalam sebuah sistem differential pada kendaraan otomotif. Memiliki fungsi sebagai rumah atau tempat penyimpanan untuk komponen differential, yang merupakan perangkat mekanik yang memungkinkan roda penggerak dapat berputar pada sumbu yang berbeda dengan kecepatan yang berbeda pada setiap roda saat kendaraan berbelok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaiman proses pembuatan benda Differential Housing Kijang 5K menggunakan metode pengecoran dan reverse engineering. Metode tersebut mencakup pengumpulan informasi melalui studi literatur dari berbagai sumber, observasi secara langsung, serta terlibat langsung dalam proses perancangan, pembuatan, dan pengujian. Hasil penelitian pada proses pembuatan Differential Housing Kijang 5K melibatkan proses perancangan, pembuatan pola dan kotak inti, perancangan dan perencanaan coran, dan proses pembuatan dan pengujian benda coran. Dari proses penelitian didapatkan bahwa pembuatan Differential Housing Kijang 5K dengan metode riserless casting dan dengan material ASTM A-536 Grade 80/55/06 memiliki casting yield sebesar 59,25% dengan kekuatan tarik 101,96 ksi, kekerasan sebesar 225,79 HB, elongation sebesar 3,1%, dan memiliki matriks 38,3% Ferrit, 61,7% Pearlite, dan Ladeburit 5%. Hasil penelitian tersebut berbeda dan belum sesuai dengan standar yang telah direncanakan. Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan proses pengecoran dan pembuatan benda terjadi kesalahan atau penyimpangan dari target yang ditetapkan seperti adanya variasi pada pengerjaan dan proses pembuatan cetakan dan peleburan, perbedaan komposisi material, kondisi proses solidifikasi cairan logam, dan tidak maksimalnya desain cetakan. Maka penting untuk mengendalikan dan memantau faktor-faktor proses pengecoran dengan hati-hati dengan tujuan meminimalkan variasi kesalahan.
| Item Type: | Laporan Karya Akhir Mahasiswa (D3) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Differential housing, Riserless casting, Reverse engineering, Metode pengecoran, faktor proses pengecoran |
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures |
| Divisions: | Jurusan Teknik Pengecoran Logam > D3 Prodi Teknologi Pengecoran Logam |
| Depositing User: | Rindo Rindo Herdianto |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 07:19 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 07:19 |
| URI: | https://repositori.polman-bandung.ac.id/id/eprint/1213 |
