Lesmana, Ajie (2022) Rancang Bangun Sistem Pemantau Detak Jantung dengan Metode Photoplethysmograph dan Perangkat Kejut Penangkal Kantuk Berbasis Internet of Things (IoT). Sarjana Terapan Laporan Karya Tulis Ilmiah, Politeknik Manufatur Bandung.
Ajie Lesmana - 218441028 - BAB-1.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (269kB)
Ajie Lesmana - 218441028 - BAB-2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (572kB) | Request a copy
Ajie Lesmana - 218441028 - BAB-3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (522kB) | Request a copy
Ajie Lesmana - 218441028 - BAB-4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (568kB) | Request a copy
Ajie Lesmana - 218441028 - BAB-5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (684kB) | Request a copy
Abstract
Kecelakaan lalu lintas merupakan kecelakaan yang tidak diharapkan dan tidak disengaja yang melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain menyebabkan hilangnya nyawa dan kerugian materil. Mengemudi ketika mengantuk atau lelah merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas. Rasa kantuk yang berlebihan dapat mengakibatkan tidur sesaat yang dikenal microsleep. Detak jantung lambat cenderung mengurangi suplai oksigen ke otak, kecepatan detak jantung adalah bentuk dari frekuensi detak jantung yang memiliki satuan beats per minute (bpm). Dari permasalahan diatas maka pada tujuan dari penelitian ini diusulkan merancang sebuah alat pemantau detak jantung menggunakan metode photoplethysmography, membuat sistem yang dapat memberikan peringatan dini ke pengendara yang mengantuk, dan membuat alat kejut berupa getaran yang dapat mencegah kantuk. Berdasarkan hasil pengujian, pembacaan sensor detak jantung menggunakan metode photoplethysmograph dari pengujian yang telah dilakukan dengan metode pembacaan detak jantung selama 1 detik, 5 detik, 10 detik, dan 15 detik. Dari hasil diantara empat cara pembacaan, pembacaan 15 detik memiliki tingkat error terkecil sebesar 3,61%. Dari hasil pembacaan detak jantung semakin lama menghitung detak jantung maka semakin akurat hasil yang terbaca. Hasil pengujian sistem peringatan dini kepada pengendara yang mengantuk bahwa sistem yang telah dibuat sudah berfungsi dengan baik. Jika detak jantung yang terbaca oleh sensor kurang dari parameter detak jantung yang sudah ditentukan maka vibration motor akan bergerak dan status kondisi pengendara pada aplikasi akan berubah menjadi kantuk. Hasil frekuensi getaran yang dihasilkan motor dengan kisaran 33,53 sampai dengan 39,77 Hz, maka dapat digunakan sebagai alat kejut yang dapat mencegah kantuk pengendara.
| Item Type: | Laporan Karya Akhir Mahasiswa (Sarjana Terapan) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | detak jantung, microsleep, photoplethysmograph, alat kejut |
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures |
| Divisions: | Jurusan Teknik Otomasi Manufaktur & Mekatronika > S.Tr. Prodi Teknologi Rekayasa Otomasi |
| Depositing User: | Rindo Rindo Herdianto |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 02:10 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 02:10 |
| URI: | https://repositori.polman-bandung.ac.id/id/eprint/1371 |
