Pembuatan dan Pengujian Coran Intake Diesel Engine dengan Material FC 200

Mubarok, Wizdan (2022) Pembuatan dan Pengujian Coran Intake Diesel Engine dengan Material FC 200. D3 Laporan Karya Tulis Ilmiah, Politeknik Manufaktur Bandung.

[thumbnail of BAB-1] Text (BAB-1)
Wizdan Mubarok - 219331026 - BAB-1.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (499kB)
[thumbnail of BAB-2] Text (BAB-2)
Wizdan Mubarok - 219331026 - BAB-2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB-3] Text (BAB-3)
Wizdan Mubarok - 219331026 - BAB-3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (185kB) | Request a copy

Abstract

Intake diesel engine adalah pipa penyalur udara dari after cooler menuju ruang bakar. Dengan tuntutan bisa mempertahankan suhu dari after cooler agar tetap dingin mencapai ruang bakar dan bisa meredam getaran mesin diesel ketika proses kerja. Material yang cocok dengan tuntutan ini adalah FC 200, standar yang digunakan untuk pembuatan dan pengujian benda coran yaitu standar JIS G 5501. Secara garis besar pembuatan benda cor ini dilakukan melalui berbagai tahapan proses, yaitu : Melakukan pengumpulan data yang terkait dengan intake diesel engine, melakukan studi literatur mengenai intake diesel engine, melakukan perencanaan proses pembuatan dan pengujian untuk membuat coran intake diesel engine, melakukan proses pembuatan sesuai dengan yang telah direncanakan, melakukan proses pengujian sesuai yang telah direncanakan, dan penyajian laporan teknik hasil dari proses pembuatan dan pengujian. Proses untuk pembuatan coran intake diesel engine dimulai dengan pembuatan cetakan hingga proses pengerjaan lanjut. Dilanjutkan dengan analisa cacat coran pada benda, setelah itu dilakukan pengujian ,yaitu pengujian struktur mikro, tensile test, dan hardness test. Kesimpulannya terdapat beberapa cacat pada coran yaitu cacat cold shut,sand inclusion,gas hole dan slag inclusion. Hasil pengujian coran intake diesel engine menyatakan bahwa struktur mikro yang tersusun sesuai dengan spesifikasi, yaitu fasa pearlitic. Fasa pearlit mendominasi sebesar 81,09%. Akan tetapi untuk kekerasan dan kekuatan tarik pada sampel ujitidak mencapai spesifikasi minumum standar JIS G 5501. Untuk kekerasan didapat sebesar 235 HB dan kekuatan tarik sebesar 240 N/mm2 . Biaya produksi dalam proses pembuatan dan pengujian coran intake diesel engine sebesar Rp. 536.276.

Item Type: Laporan Karya Akhir Mahasiswa (D3)
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Jurusan Teknik Pengecoran Logam > D3 Prodi Teknologi Pengecoran Logam
Depositing User: Rindo Rindo Herdianto
Date Deposited: 08 Jul 2026 01:17
Last Modified: 08 Jul 2026 01:17
URI: https://repositori.polman-bandung.ac.id/id/eprint/1567

Actions (login required)

View Item
View Item