Septiana, Riyan (2022) Rancang Bangun Multi Device Sistem Kendali dan Monitoring Infus Berbasis Internet Of Things. Sarjana Terapan Laporan Karya Tulis Ilmiah, Politeknik Manufaktur Bandung.
Riyan Septiana - 218441016 - BAB-1.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (496kB)
Riyan Septiana - 218441016 - BAB-2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (327kB) | Request a copy
Riyan Septiana - 218441016 - BAB-3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (862kB) | Request a copy
Riyan Septiana - 218441016 - BAB-4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB) | Request a copy
Riyan Septiana - 218441016 - BAB-5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (642kB) | Request a copy
Abstract
Pandemi COVID-19 menyebar hampir seluruh belahan dunia. Tercatat pada tanggal 27 Desember 2021 kasus COVID-19 sudah mencapai 279.114.972 kasus dengan jumlah kematian mencapai 5.397.580 jiwa. Situasi tersebut mewajibkan masyarakat untuk menaati upaya yang telah dilakukan dalam berbagai aktivitas, tak terkecuali aktivitas di rumah sakit. Salah satu aktivitas tersebut adalah pemberian nutrisi pada pasien yang berfungsi untuk memaksimalkan proses penyembuhan bagi pasien. Dengan meningkatnya jumlah pasien di rumah sakit mengakibatkan beban kerja perawat menjadi lebih tinggi hal ini menyebabkan kelelahan dan menurunkan performa kerja perawat. Selain itu, permasalahan yang sering ditemukan dalam proses pemberian infus diantaranya terdapat gelembung udara pada selang, keterlambatan pergantian labu infus, cairan tersumbat, volume berlebih dan flowrate yang masuk ke tubuh tidak sesuai. Metode yang digunakan untuk membangun alat ini adalah waterfall. Pengujian alat ini menggunakan perangkat keras yang terdiri ESP32 dan arduino nano sebagai pengendali, sensor optocoupler sebagai pendeteksi tetesan, sensor gelembung sebagai pendeteksi gelembung udara, HMI nextion dan UI Nodered sebagai interface dengan user, servo motor sebagai penekan selang, dan buzzer sebagai indikasi alarm. Hasil temuan menunjukkan pendeteksian tetesan menggunakan sensor optocoupler memiliki tingkat akurasi sebesar 100%, perhitungan nilai flowrate memiliki akurasi sebesar 94,52%, perhitungan nilai volume memiliki akurasi sebesar 95,53%, pendeteksi bahaya seperti terdapat gelembung, cairan habis, cairan tersumbat, volume berlebih dan flowrate salah memiliki akurasi sebesar 100%, pengontrolan PI memiliki parameter Kp = 0.05 dan Ki = 0.1, proses pengontrolan dan monitoring menggunakan HMI nextion dan UI Nodered berjalan dengan baik.
| Item Type: | Laporan Karya Akhir Mahasiswa (Sarjana Terapan) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Infus, IoT, PI, Alat Kesehatan |
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures |
| Divisions: | Jurusan Teknik Otomasi Manufaktur & Mekatronika > S.Tr. Prodi Teknologi Rekayasa Otomasi |
| Depositing User: | Rindo Rindo Herdianto |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 03:33 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 03:33 |
| URI: | https://repositori.polman-bandung.ac.id/id/eprint/1607 |
