Badaruddin, Syahril (2025) Analisis Parameter Optimum untuk Kualitas Hasil Braiding dengan Menggunakan Metode Design of Experiment pada Mesin Braiding Konvensional. Sarjana Terapan Laporan Karya Tulis Ilmiah, Politeknik Manufaktur Bandung.
223411913_Syahril Badaruddin_BAB-1.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (536kB)
223411913_Syahril Badaruddin_BAB-2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB) | Request a copy
223411913_Syahril Badaruddin_BAB-3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (996kB) | Request a copy
223411913_Syahril Badaruddin_BAB-4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB) | Request a copy
223411913_Syahril Badaruddin_BAB-5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (8MB) | Request a copy
Abstract
Kabupaten Bandung merupakan salah satu sentra industri rumahan yang memproduksi berbagai jenis tali seperti tali kur, tali sepatu, dan tali prusik. Proses pembuatannya menggunakan mesin braiding konvensional dengan pendekatan yang masih bersifat trial and error. Kondisi ini menyebabkan kualitas produk, khususnya kekuatan tarik, belum konsisten dan tidak selalu memenuhi standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi parameter-parameter proses braiding, menganalisis pengaruhnya terhadap kualitas hasil, serta menentukan kombinasi parameter optimum guna meningkatkan kekuatan tarik tali. Metode yang digunakan adalah Design of Experiment (DoE) dengan pendekatan Taguchi. Parameter yang diuji meliputi Core count, take-up rate, dan yarn count. Hasil analisis S/N ratio dan ANOVA menunjukkan bahwa ketiga parameter tersebut berkontribusi terhadap kekuatan tarik tali, dengan pengaruh terbesar berasal dari parameter core count (35,70%), diikuti oleh yarn count (28,94%) dan take-up rate (22,18%). Kombinasi parameter optimum yang diperoleh (Core count: 9, Take up rate: High, dan Yarn Count: 8), dengan hasil uji konfirmasi menghasilkan kekuatan tarik sebesar 2,219 kN (226,29 kg). Meskipun pengaruh tidak signifikan secara statistik (F-Tabel > F-value), tren praktis tetap menunjukkan relevansi yang tinggi terhadap peningkatan kualitas produksi tali.
| Item Type: | Laporan Karya Akhir Mahasiswa (Sarjana Terapan) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Braiding, Desain of experiment, Kekuatan Tarik, Tali, Taguchi |
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures |
| Divisions: | Jurusan Teknik Manufaktur > S.Tr. Teknologi Rekayasa Manufaktur |
| Depositing User: | Syahril Badaruddin |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 04:56 |
| URI: | https://repositori.polman-bandung.ac.id/id/eprint/621 |
