Arrasyid, Muhammad Fadli (2025) Sistem Monitoring dan Pengkondisian Lingkungan Greenhouse untuk Budidaya Tanaman Berbasis Internet Of Things (IoT) dengan Visualisasi Grafana. Sarjana Terapan Laporan Karya Tulis Ilmiah, Politeknik Manufaktur Bandung.
221441042_Muhammad Fadli Arrasyid_BAB-1.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (817kB)
221441042_Muhammad Fadli Arrasyid_BAB-2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (942kB)
221441042_Muhammad Fadli Arrasyid_BAB-3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (610kB)
221441042_Muhammad Fadli Arrasyid_BAB-4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB)
221441042_Muhammad Fadli Arrasyid_BAB-5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB)
Abstract
Produktivitas budidaya selada di Indonesia seringkali terhambat karena pengelolaan faktor lingkungan krusial yang masih bersifat konvensional dan tidak efisien, sehingga kesulitan memenuhi permintaan pasar yang tinggi. Untuk mengatasi hal tersebut, dikembangkan sebuah sistem greenhouse berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memantau dan mengendalikan seluruh proses secara otomatis, guna menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan tanaman. Pengujian menyeluruh terhadap sistem yang dibangun menunjukkan performa yang andal, baik dari segi akurasi sensor, responsivitas kontrol, maupun stabilitas operasional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor DHT22 memiliki rata-rata nilai error suhu MAPE 0,6% dan error kelembapan MAPE 14,22%. Sensor pH memiliki rata-rata nilai error MAPE 1,7%. Sensor HC-SR04 memiliki rata-rata nilai error 0,3. Sensor TDS memiliki nilai rata-rata error MAPE 0,6%. Serta sensor BH1750 memiliki akurasi yang baik dengan nilai rata-rata error 0,15. Sistem juga mendukung pemantauan real-time jarak jauh melalui dashboard Grafana dengan maksimal pengujian monitoring sejauh 23 km. Pengendalian pada plant berfungsi dengan baik dan perubahan pada grafana dengan delay rata-rata 5 detik. Selain itu, fitur switching daya otomatis menggunakan Modul Mini UPS ATS YX850 bekerja dengan baik meskipun sistem mengalami restart saat perpindahan sumber daya dengan delay 7 detik. Dibandingkan dengan metode konvensional, sistem ini menunjukkan potensi peningkatan efisiensi dari segi pengairan yang memanfaatkan kelembapan sebagai syarat aktif aktuator apabila berada dibawah 30% dan kebutuhan nutrisi yang diberikan setiap 10 hari sekali. Serta pengendalian pertumbuhan tanaman yang lebih optimal dengan pemberian cahaya ultraviolet yang aktif ketika nilai lux berada dibawah 10.800 lux.
| Item Type: | Laporan Karya Akhir Mahasiswa (Sarjana Terapan) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Otomatisasi, Internet of Things, ESP32, Monitoring tanaman, Visualisasi grafana |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Jurusan Teknik Otomasi Manufaktur & Mekatronika > S.Tr. Prodi Teknologi Rekayasa Otomasi |
| Depositing User: | Muhammad Fadli Arrasyid |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 05:00 |
| URI: | https://repositori.polman-bandung.ac.id/id/eprint/677 |
