Analisis Springback pada Proses L-Bending Material SPCC dengan Variasi Ketebalan dan Kecepatan Penekanan

Supriani, Supriani (2025) Analisis Springback pada Proses L-Bending Material SPCC dengan Variasi Ketebalan dan Kecepatan Penekanan. Sarjana Terapan Laporan Karya Tulis Ilmiah, Politeknik Manufaktur Bandung.

[thumbnail of BAB-1] Text (BAB-1)
221411046_Supriani_BAB-1.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[thumbnail of BAB-2] Text (BAB-2)
221411046_Supriani_BAB-2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (605kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB-3] Text (BAB-3)
221411046_Supriani_BAB-3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB-4] Text (BAB-4)
221411046_Supriani_BAB-4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (681kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB-5] Text (BAB-5)
221411046_Supriani_BAB-5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Springback merupakan tantangan utama dalam proses pembentukan L-bending, karena berdampak langsung terhadap presisi dimensi produk akhir. Penelitian ini secara eksperimental menganalisis pengaruh ketebalan material dan kecepatan penekanan terhadap nilai springback pada pelat SPCC menggunakan metode Taguchi dengan rancangan orthogonal array L9(3²). Variasi ketebalan yang diuji adalah 1,00 mm, 1,40 mm, dan 2,00 mm, sedangkan kecepatan penekanan divariasikan pada 10, 20, dan 50 cycle/min. Sudut hasil pengujian diukur menggunakan Coordinate Measuring Machine (CMM) dan dianalisis secara statistik melalui Signal-to-Noise Ratio serta Analysis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan material merupakan faktor paling signifikan terhadap besarnya springback, sementara pengaruh kecepatan penekanan bersifat sekunder. Kombinasi parameter optimal yang menghasilkan nilai springback terkecil adalah ketebalan 2,00 mm dan kecepatan 50 cycle/min. Temuan ini menegaskan pentingnya pengaturan parameter proses secara presisi pada pembentukan L-bending, serta menunjukkan efektivitas metode Taguchi dalam mengidentifikasi faktor dominan secara efisien. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi peningkatan kualitas produk di industri manufaktur logam, khususnya dalam desain punch–die dan pengendalian variabel proses. Kata kunci: springback, SPCC, L-bending, metode Taguchi, presisi pembentukan logam.

Item Type: Laporan Karya Akhir Mahasiswa (Sarjana Terapan)
Uncontrolled Keywords: springback, SPCC, L-bending, metode Taguchi, presisi pembentukan logam
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Jurusan Teknik Manufaktur > S.Tr. Teknologi Rekayasa Manufaktur
Depositing User: Supriani Supriani
Last Modified: 11 Sep 2025 03:52
URI: https://repositori.polman-bandung.ac.id/id/eprint/925

Actions (login required)

View Item
View Item