Implementasi Sistem Kontrol Suhu dan Kelembapan Udara pada Smart Greenhouse Tipe Hoophouse dengan Dimensi Bangunan 6m x 2.5m

Wiryawan, Wily (2025) Implementasi Sistem Kontrol Suhu dan Kelembapan Udara pada Smart Greenhouse Tipe Hoophouse dengan Dimensi Bangunan 6m x 2.5m. D3 Laporan Karya Tulis Ilmiah, Politeknik Manufaktur Bandung.

[thumbnail of BAB-1] Text (BAB-1)
222313024_Wily Wiryawan_Bab-1.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (845kB)
[thumbnail of BAB-2] Text (BAB-2)
222313024_Wily Wiryawan_Bab-2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB-3] Text (BAB-3)
222313024_Wily Wiryawan_Bab-3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Perubahan iklim yang ditandai dengan adanya peningkatan suhu rata-rata global telah berdampak signifikan terhadap sektor pertanian, termasuk di Indonesia. Fenomena ini menyebabkan ketidakpastian musim dan fluktuasi suhu yang menyulitkan petani dalam mengatur waktu tanam dan panen. Salah satu solusi yang digunakan adalah sistem pertanian menggunakan rumah kaca (greenhouse), namun sistem tradisional masih memiliki keterbatasan dalam pengaturan parameter lingkungan secara otomatis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem smart greenhouse dengan kemampuan kontrol suhu serta kelembapan udara secara real-time, serta melakukan inisiasi pendinginan secara otomatis berdasarkan kondisi lingkungan internal. Sistem dirancang menggunakan NodeMCU 32S, sensor DHT22, aktuator berupa exhaust fan AC, misting system, dan cell-deck yang dikendalikan melalui relay. Sistem pendinginan menggunakan sistem evaporate cooling sehingga dapat berjalan secara alami. Logika kontrol dibangun berdasarkan rentang suhu ideal untuk tanaman stroberi yakni pada 17°C –20°C dan kelembapan 80%–90%. Pengujian dilakukan melalui dua tahapan, yaitu uji fungsional logika kendali dan uji efektivitas sistem pendinginan. Hasil menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan perintah terhadap aktuator secara akurat dan real-time meskipun jarak pengkabelan sensor cukup panjang (>5 meter). Namun, efektivitas sistem dalam menurunkan suhu masih terbatas karena keterbatasan performa cell-deck dan efek rumah kaca yang menyebabkan akumulasi panas. Suhu dapat diturunkan sebesar 5.4°C dalam waktu kurang lebih 2 jam, namun hanya terbatas pada batas bawah 23°C. Di sisi lain, sistem terbukti efektif menjaga kelembapan udara pada range nilai ideal selama 1,5 jam sebelum suhu udara diturunkan. Dengan demikian, sistem ini memiliki potensi besar untuk mengoptimalkan iklim mikro pada greenhouse dan meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

Item Type: Laporan Karya Akhir Mahasiswa (D3)
Uncontrolled Keywords: Smart Greenhouse, Suhu, Kelembapan, Evaporate Cooling, DHT22, Sistem Kontrol, Pendinginan Otomatis
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
T Technology > TS Manufactures
Divisions: Jurusan Teknik Manufaktur > D3 Prodi Teknologi Manufaktur
Depositing User: Wily Wiryawan
Last Modified: 18 Sep 2025 02:27
URI: https://repositori.polman-bandung.ac.id/id/eprint/946

Actions (login required)

View Item
View Item